Tulisan-tulisan terdahulu sudah dipindahkan ke:
Pengumuman
Ditulis oleh Space Police 001 Ratu Adil di/pada Oktober 20, 2009
Ditulis dalam Uncategorized | Comments Off
“The New Dragon Gate Inn”, Kooperasi Cuma Perlu Jika Semuanya Berkualitas
Ditulis oleh Space Police 001 Ratu Adil di/pada Oktober 20, 2009

Tsao Siu Yan adalah kasim gilakuasa yang memerintah wilayahnya dengan kejam. Ia membangun pasukan terlatih untuk mengatasi semua yang menentangnya.
Jendral Chow Wai-on dan rombongannya lalu melarikan diri untuk menghindari kekejamannya, ditemani pendekar pedang wanita Yau Mo-Yan. Mereka tiba di perbatasan dan menginap di Penginapan Pintu Naga yang dikelola Jade, seorang pendekar wanita.
Jade gemar membunuhi tamu-tamunya dan badannya dijadikan masakan oleh Dao, pemasak yang lihai dalam memotong.
Mereka menunda keberangkatannya karena cuaca buruk, tapi situasi menjadi buruk saat bawahan Kasim Tsao yang bernama Cha kebetulan mampir ke penginapan dan mengetahui keberadaan mereka.
Kini Chow dan rombongannya berusaha untuk melarikan diri melalui jalan rahasia yang mereka perkirakan ada di penginapan itu, tapi dipersulit oleh Jade yang ingin meminta imbalan atas kebutuhan itu. Tapi melihat pertempuran dengan Cha telah menewaskan seluruh tamu penginapan, lagipula Kasim Tsao dan pasukannnya juga sedang menuju ke situ, Jade pun mengalah dan mereka lalu kabur melalui pintu rahasia.
Kasim Tsao dan pasukannya tiba di tempat dan mengepung penginapan. Dari kejauhan selendang yang terlepas dibawa angin hingga diketahui oleh Kasim Tsao. Maka ia sendiri terbang mengejar rombongan Chow yang sedang berlari di padang pasir.
Terjadi pertempuran 1 lawan 3 antara Kasim Tsao melawan Chow, Mo-Yan, Jade. Luka-luka yang diderita Mo-Yan membuatnya tewas. Saat Kasim Tsao hendak menghabisi Chow dan Jade, Dao muncul dari bawah pasir dan menyayat tangan kaki Tsao hingga tinggal tulang. Chow lalu menghabisinya.
“The Blade”, Kelemahan Adalah Sisi Lain Dari Kelebihan
Ditulis oleh Space Police 001 Ratu Adil di/pada Juli 6, 2009
Seorang penempa senjata mengadopsi Ding On, anak temannya yang mati terbunuh. On selain bekerja di situ juga mempelajari sedikit beladirinya.
Satu hari On menemukan bahwa ayahnya dibunuh oleh Fei Lung, seorang penjahat bertato yang sakti. Ia mengambil pedang patah milik ayahnya dan keluar untuk membalas dendam. Anak pandaibesi yang bernama Ling mengikutinya, tapi terjebak dalam satu pertempuran dengan geng lokal. Saat On mencoba menolongnya, tangannya putus dalam pertarungan, dan dikira sudah mati oleh teman-temannya, kecuali Ling dan seorang temannya yang terus keluar mencarinya.
Ding On ditemukan oleh seorang gadis yatimpiatu bernama Blackie. Merasa dirinya sudah tak berguna, On membuang harapannya untuk pembalasan, mengubur pedang ayahnya dan mencoba memulai hidup baru.
Saat kerja di tempat makan, On selalu dikerjain karena ia cacat. Ia juga menemukan pembunuh ayahnya, tapi tak mampu untuk membalas, ini membuatnya semakin frustrasi. Semakin buruk lagi, tempat tinggalnya dibakar penjahat dan ia dipukuli tanpa ampun.
Saat mencari sisa makanan di reruntuhan rumah, Blackie menemukan manual kungfu yang disembunyikan ortunya. On yang gembira, mempelajari tehnik yang tertera di buku itu tapi tak menemukan pedang untuk berlatih, akhirnya menggali lagi pedang ayahnya. Tapi karena cacat tangannya dan buku yang tak lengkap halamannya, usahanya menjadi sia-sia.
Dalam puncak kemarahannnya akibat frustrasi, ia menemukan terobosan dengan menyambung pedang itu dengan rantai, sehingga berhasil menciptakan tehnik kungfu putaran pedang yang bisa menutupi cacat tangannya dan pedangnya yang patah.
Akhirnya ia pun bertarung dengan Fei Lung yang di akhir film ternyata juga dilengkapi pedang yang sama seperti dirinya. Tapi melalui pertarungan sengit akhirnya Ding berhasil merobek perut Fei Lung dan memenangkan pertarungan.

Ditulis dalam Kuntao | 4 Komentar »
“King of Beggars”, Jalan Panjang Menuju Kesuksesan
Ditulis oleh Space Police 001 Ratu Adil di/pada November 25, 2008

So Chan adalah anak orang kaya pemalas di masa dinasti Ming Cina. Meski butahuruf tapi unggul dalam kungfu. Saat mengunjungi pelacuran ia tertarik pada Yu Shang. Dalam usaha mendapatkannya ia bentrok dengan Chui, ahli ilmu gaib dan pejabat istana. Untuk membuat So Chan pergi, Yu Shang berkata ia setuju menikahi Chan jika Chan mampu menjadi pendekar kungfu terhebat di seluruh Cina.
So Chan lalu mengikuti kejuaraan kungfu pelajar cina nasional. Tapi saat hendak menerima penghargaan dari kaisar, Chui membongkar kedoknya bahwa ia sebenarnya buta huruf. Kaisar yang marah lalu menghukum Chan dan ayahnya menjadi pengemis seumur hidup.
Kehidupan So Chan di jalan sangat sulit secara fisik dan mental baginya sebagai bekas anak orang kaya. Chui menghancurkan seluruh kungfunya. Ia bertambah malu saat berjumpa lagi dengan Yu Shang di Partai Pengemis, saat ayahnya mendaftar di situ. Ia menghabiskan waktu cuma dengan tidur dan makan. Hingga menjadi tertawaan dan gunjingan orang-orang Kaypang. Pemimpin tua Kaypang memberinya semangat, “kau memang lemah sekarang, tapi dari lemahmu kamu pasti bangkit.”
Ucapannya membuat Shang menjadi bermimpi aneh saat tertidur suatu siang. Ia bertemu dengan pengemis yang dulu pernah ia bantu sewaktu kaya. Pengemis itu berkata untuk membalas kebaikannya ia akan memberinya Ilmu Kungfu 18 Tapak Naga Penakluk Naga dari Kaypang. Maka dalam tidurnya, ia pun dilatih ilmu kungfu dari alam gaib.
Saat Yu Shang ditangkap oleh Chui, dengan kemampuan kungfunya Chui menjadi Ketua Kaypang yang baru. Dan dengan kemampuan membacanya yang mulai ada, ia sedikit demi sedikit belajar Kungfu 18 Tapak Penakluk Naga, dari buku yang diberi ketua lama yang terbunuh oleh Chui.
Chui mempengaruhi Yu-Shang dengan ilmugaib dan memperalatnya untuk membunuh kaisar. So Chan memimpin pasukan Kaypang menyerang chui dan menolong Yu shang. Ia menghadapi Chui dalam pertarungan, memakai Ilmu Kungfu Dewa Mabuk dengan jurusnya Buddha Tidur, dan Ilmu Kungfu 18 Tapak Penakluk Naga, tapi sayangnya ia kesulitan memahami jurus ke-18.
Saat hampir dikalahkan oleh Chui, So Chan melihat buku kungfunya yang terjatuh terbuka dan halaman-halamannya bergerak cepat. Tahulah ia bahwa jurus terakhir Tapak Penakluk Naga sebenarnya esensi saat seluruh jurus digabungkan. Akhirnya Chui pun kalah oleh jurus ke-18 dari Ilmu kungfu 18 Tapak Penakluk Naga.
Ditulis dalam Humor, Keluarga, Kuntao, Legenda | 2 Komentar »
“The Mask of Zorro”, Fokus Adalah Dasar Dari Segalanya
Ditulis oleh Space Police 001 Ratu Adil di/pada November 9, 2008
Di tahun 1821, Don Diego de la Vega (Anthony Hopkins) berniat
mengkahiri petualangannya sebagai Zorro. Ia telah berjanji kepada
istri dan anak perempuannya yang masih kecil bernama Elena (Maria
Fernandez Cruz). Dalam aksi terakhirnya, Zorro berhasil menghentikan
pembunuhan massal yang dilakukan Don Rafael Montero (Stuart Wilson).
Sialnya kedoknya diketahui Don Rafael. Lantas ia memasukan Don Diego
ke penjara dan membunuh istrinya. Sedangkan Elena di culik dan
diangkat sebagai anak.
Setelah 20 tahun kemudian, Don Rafael berniat mendirikan negara
barudi atas daratan California. Tentu saja berita itu membuat Don
Diego kembali bersemangat setelah 20 tahun itu hidup di dalam bui.
Ia berhasil lolos dari penjara. Meski begitu ia menyadari kalau
usianya sudah tidak mampu lagi melawan Don Rafael. Akhirnya ia punya
ide untuk merekrut seorang berandal, Alejandro Murrieta (Antonio
Banderas).
Don Diego ingin membentuk Alejandro sebagai Zorro baru. Kebetulan ia
mengidolakan Zorro dan kakanya Jacquin, juga telah tewas dihabisi
oleh tangan kanan Don Rafael. Ia begitu gembira dilatih Don Diego
bertarung dengan anggar dan berkuda. Don Diego pun memberikan
pelajaran buatnya bagaimana menjadi Zorro.
Yang bisa dilihat dari film ini:
Fokus adalah dasar dari segalanya.
Ditulis dalam Aksi, Keluarga, Legenda | 4 Komentar »
“Once Upon a Time in China”, Meet Kungfu
Ditulis oleh Space Police 001 Ratu Adil di/pada Agustus 4, 2008
Kebimbangan bertambahan ke atas orang Barat dari Amerika, Britain dan Perancis menambahkan kehadiran mereka di Foshan (dalam sesetengah pengeluaran film, sarikata menyatakan bahawa bandar dalam soalan adalah Canton, mungkin kerana ia suatu tempat yang lebih dikenali). Jeneral Tentera Bendera Hitam menghadapi Wong Fei-Hung (Jet Li) dan meminta bahawa dia mendapatkan kerja dan melatihkan sekumpulan milita pewira kung fu untuk bantu melindungi bandar. Wong memberikan kerja, “Porky” Lang (Kent Cheng) dan “Bucktooth So” (Jacky Cheung).
Wong bertemu dengan (“Thirteenth Aunt”, dilakon oleh Rosamund Kwan) dan perasaan cinta di antara mereka berdua stirred. Meskipun, bapa Shao Jun adalah seorang sworn brother pada datuk Wong Fei Hung. Ini telah membuat dia, secara teknikal, mak cik Wong Fei Hung. Perhubungan cinat diantara mereka dianggap suatu taboo di kalangan masyarakat tradisional Cina, oleh itu tetap menghantui perhubungan mereka.
Leung Foon (or “Fu”, played by Yuen Biao) tiba di bandar dengan sekumpulan Opera Cina dan mendapat masalah dengan sekumpulan tempatan yang bernama Sha Ho Bang, yang mengganaskan bisnes-bisnes tempatan dan urusan dengan warga Amerika itu. Dia secara tidak sengaja menembusi Aunt Yee dan jatuh cinta dengannya. Selepas ditendang keluar oleh kumpulan opera itu, Fu bermula latihan di bawah seorang guru lain, “Iron Robe” Yim (Yee Kwan Yan).
Warga Amerika, Jackson (Jonathan Isgar) dan Tiger (Steve Tartalia) bekerja untuk syarikat Sino-Pacific, mengekspot orang Cina ke AS untuk virtual slave labour. Kumpulan gelap Sha Ho membantu warga Amerika itu dengan menculik para wanita untuk dijual sebagai pelacur untuk lelaki Amerika itu.
Sifu Wong cuba untuk membawa geng itu ke keadilan tetapi takut penduduk Foshan tidak berani bertindak sebagai saksi.
“Iron Robe” Yim berkeputusan dia harus berkelahi dan mengalahkan Wong untuk mendapat nama untuk dirinya sendiri di bandar, supaya dapat membuka sebuah sekolah seni pertahan diri maju. Kumpulan gelap Sha Ho memberikan bantuan pada Yim jika dia bersekutu dirinya dengan geng mereka, suatu gerakan yang memaksa Leung Foon untuk menentang Wong Fei Hung.
Yang bisa kita pelajari:
1. Kungfu itu perlu.
2. Jika mencari guru, carilah yang sudah bebas dari lobha (tak tertarik lagi dengan acara sinetron dsb), dosha (tak iri dengan muridnya yang pintar dsb), moha (minimal mengerti ilmu-ilmu dasar dan gaul).
“Kungfu Hustle”, Terbukanya Potensi Tubuh Demi Lancarnya Aksi
Ditulis oleh Space Police 001 Ratu Adil di/pada Juli 25, 2008

Kisah ini dimulai dari perjalanan pemuda Sing bersama temannya yang bertekad untuk jadi penjahat, karena menurut mereka penjahat itu keren dan ditakuti orang. Hal ini juga karena masalalu Sing yang mencoba menjadi pahlawan dengan mencoba menolong seorang gadis kecil yang bisu, tapi sayangnya jurus-jurus yang ia pelajarinya dari sebuah buku silat tipis yang dijual seharga 2 sen tak bisa membantu samasekali dikarenakan yang ia lawan adalah seorang pemuda sedang ia masih anak kecil.
Suatu saat ia mendatangi komplek apartemen kecil yang sangat kumuh dan menyamar sebagai anggota Geng Kapak, geng penjahat yang paling ditakuti di wilayah itu. Ternyata penduduk di sini bukannya takut kepadanya tapi justru mengerjainya. Kebetulan Geng Kapak yang asli sedang melewati daerah itu dan untuk menghindari masalah karena menyamar, Sing langsung mengadu geng itu dengan para penduduk apartemen.
Tak diduga dalam kerusuhan itu muncul tiga pendekar tersembunyi yang langsung mengobrak-abrik seluruh anggota Geng Kapak. Abang Sum, ketua Gang Kapak masih mendendam karena gengnya untuk pertamakalinya bisa dipermalukan. Maka ia mengundang 2 musisi buta yang sesungguhnya 2 dari 3 pembunuh paling mematikan di dunia, yang punya kemampuan membunuh dengan gelombang getaran ki dari harpanya.
Tiga pendekar pelindung pun tewas dengan mudah. Tapi ternyata pemilik apartemen ikut turun tangan bersama suaminya. Ternyata mereka adalah Sepasang Pendekar Rajawali yang sudah lama mengasingkan tubuh dari dunia persilatan sejak kematian anak mereka. Jurus Raungan Singa dan Gelombang Taichi segera mengalahkan 2 pendekar hitam itu dengan mudah.
Sementara itu, Sing dalam petualangannya diperalat oleh Abang Sum untuk mengeluarkan pembunuh yang ketiga dari sebuah penjara. Pembunuh itu, Dewa Siluman Awan Api (terjemahan lain “the beast”) memilih tinggal di penjara, karena diluar tak ada yang mampu mengalahkannya. Mula-mula Abang Sum meragukan kemampuan Dewa Siluman, tapi sesudah penjahat itu mendemonstrasikan kemampuannya menangkap peluru yang ditembakkan di samping kepalanya, maka ia pun ketakutan dan tunduk padanya.
Bertepatan dengan itu Sepasang Pendekar Rajawali sudah mendatangi markas mereka, maka terjadilah pertarungan seru antara Dewa Siluman dan sepasang pendekar ini. Sebenarnya Dewa Siluman sudah hampir mati terkena jurus Raungan Singa yang diperkuat dengan genta. Tapi karena terpancing siasat Dewa Siluman yang mengatakan jurus itu cuma hebat karena dibantu genta maka mereka pun kembali kesulitan ditusuk dua senjata rahasia milik Dewa Siluman. Ketiganya pun saling mengunci tubuh lawan di atas lantai.
Karena kesaktian mereka bertiga tak ada seorang pun diantara Geng Kapak berani ikut campur. Abang Sum menyuruh Sing untuk memukul Sepasang Rajawali dengan balok kayu. Tapi Sing timbul kebaikannya melihat sepasang pendekar bertarung mati-matian melawan Dewa Siluman, maka ia justru memukul kepala Dewa Siluman dengan keras sesudah terlebih dulu memukul Abang Sum.
Pukulan itu tak berarti apa-apa bagi Dewa Siluman. Ia justru marah karena Sing berkhianat. Ia menghentakkan Sepasang Rajawali ke tempat jauh, lalu menghujani tubuh Sing dengan pukulan beruntun hingga tubuh Sing remuk. Beruntung Sepasang Rajawali menyelamatkannya dan segera lari dengan ilmu lari cepat.
Sesudah menyembuhkan luka-lukanya Dewa Siluman Awan Api beserta Geng Kapak yang sudah menjadi miliknya mengejar kembali mereka ke apartemennya. Ternyata Sing belum mati, tapi pukulan-pukulan dari Dewa Siluman justru membuka blok-blok yang menutupi jalur ki di tubuhnya yang tersembunyi. Sepasang Rajawali pun menyadari ternyata Sing lah Pendekar Nomor Satu dunia yang sering dicari-cari.
Dewa Siluman Awan Api terkejut melihat Sing sembuh dan segar lagi. Tapi ia tetap tak memandang Sing karena kungfunya. Sing pun kemudian mempertunjukkan kelihaian gerakannya yang sudah bebas dengan merontokkan seluruh anggota Gang Kapak seperti memukul lalat. Dewa Siluman tetap melayani Sing tapi dipukul secara beruntun dan cepat tanpa mampu membalas sedikitpun. Maka ia mengeluarkan ilmu warisan leluhurnya yaitu Ilmu Katak dari Perguruan Katak Terbang. Sing dipentalkan ke langit.
Di langit Sing melihat barisan awan berkumpul membentuk sosok Buddha besar. Maka ia pun menyadari isyarat dari Buddha untuk memakai lagi ilmu yang pernah dipelajarinya sewaktu kecil. Ilmu Sakti Tapak Buddha. Maka dikeluarkan Jurus Buddha Turun Dari Surga yang membuat Dewa Siluman Awan Api ketakutan dan minta ampun. Tapi kemudian Dewa Siluman bangun dan menusukkan senjata rahasianya. Tapi kembali ia disambut jurus Tapak Buddha. Meski cuma anginnya saja yang diarahkan sedang tapak Sing menghadap ke arah tembok tapi tetap saja Dewa Siluman ketakutan dan tahu akan kalah. Sing menyadari dan menghentikan jurusnya. Melihat Sing tak marah padanya dan justru berkenan mengajar jurus-jurus Tapak Buddha, hati Dewa Siluman tersentuh dan sambil menangis mengangkat Sing sebagai gurunya.
Sing pun meneruskan hidupnya sebagai orang baik-baik dengan membuka toko bersama temannya.
Yang dapat kita lihat dari film ini adalah:
1. jangan meremehkan buku-buku silat tipis yang dijual di toko, karena itu bisa jadi kungfu hebat jika dipadu dengan ki yang sesuai.
2. Semua jurus-jurus kungfu membutuhkan iweekang yang cukup untuk dapat mengeluarkan tenaga yang dahsyat. Kungfu-kungfu seperti Aikido memang bisa meminjam tenaga lawan tapi tetap tak mampu menghancurkan tembok, jadi kungfu tetap perlu.
3. Jika memukul orang harus tahu kapan berhenti karena bisa-bisa ia mengalami kejadian seperti Sing.
“Babe”, Kenali Bakatmu
Ditulis oleh Space Police 001 Ratu Adil di/pada Juli 25, 2008

Seekor babi bernama Babe dipelihara oleh petani Hoggett di rumah peternakannya. Di tempat itu, Babe tinggal bersama seekor anjing betina bernama Fly. Babe juga berteman dengan itik bernama Ferdinand dan seekor ibu domba bernama Ma.
Saat membantu Ferdinand yang hendak lari dari peternakan karena takut dimasak, Babe membuka pintu pagar peternakan. Melihat hamparan rumput yang luas di depannya ia tertantang untuk menjelajahinya. Ia lalu sampai ke kandang domba milik Mr. Hoggett dan melihat 2 perampok mencoba mencuri domba-domba dengan bantuan anjing-anjing mereka. Ia lalu pulang kembali ke peternakan untuk memberitahu Fly dan pasangannya Rex, juga Mr. Hoggett, yang lalu berhasil mencegah sebagian domba untuk ikut dirampok. Babe memperhatikan bagaimana Fly menggembala domba-domba dan memutuskan bahwa ia pun ingin jadi anjing penggembala.
Saat natal tiba, Mrs. Hoggett mempersiapkan hidangan, sementara Mr Hoggett memperhatikan Babe dari jendela. Ia terkesan melihat Babe memilah ayam putih dan ayam berwarna menjadi dua bagian saat berkumpul. Mr. Hoggett lalu mencoba meyakinkan istrinya bahwa Babe bukan babi biasa dan harus dijaga untuk dapat ditampilkan di kontes.
Besoknya, Babe dibolehkan ikut ke kandang domba bersama Fly dan Rex. Rex merasa terancam dengan kehadiran Babe, apalagi saat Mr. Hoggett menyuruh Babe untuk menggembalakan domba, bukan menyuruhnya seperti biasa. Cara keras yang dipakai Fly untuk menggiring domba ternyata tak sesuai untuk Babe, karena saat ia melakukannya, Ma menjadi marah. Babe lalu bersikap baik dan meminta dengan sopan. Domba-domba lalu mau berjalan dengan lurus dan teratur, yang semakin membuat Mr. Hogget kagum. Malamnya, Rex menyerang Fly karena memasukkan ide-ide pada Babe. Kaki depan Fly terluka, sedang Rex dikurung sementara di rumah anjing. Kini sehari-harinya tinggal Babe yang bisa menggembalakan domba.
Mr. Hoggett lalu berpikir untuk mengikutkan Babe dalam kontes anjing gembala. Malam itu, saat Mr. Hoggett sedang mengisi formulir pendaftaran, kucing kesayangan keluarga Hogget ikut masuk lalu memberitahu Babe bahwa sebenarnya babi pada akhirnya akan mati karena dimakan manusia. Babe kaget dan berlari menuju Fly untuk meminta konfirmasinya. Fly membenarkan itu. Karena stress, Babe lari ke luar peternakan, tapi ditemukan lagi oleh Mr. Hoggett dalam keadaan berlumpur dan masih hidup.
Babe menolak untuk makan, Mr. Hoggett memberinya minum dari botol. Ia lalu menyanyi dan menari untuk menghilangkan kesedihan Babe. Babe lalu ceria kembali dan percaya pada ketulusan Mr. Hoggett.
Fly dan Rex sudah berbaikan lagi. Di hari pertandingan, Mr Hoggett membawa Babe, diiringi Fly dan Rex menuju tempat pertandingan. Sesudah melalui serangkaian perdebatan, para juri membolehkan Babe ikut dalam kontes, karena tak ada aturan bahwa peserta harus seekor anjing. Bagaimanapun domba-domba di kontes itu menolak untuk mendengar perintah Babe. Rex pulang lagi ke peternakan untuk menanyakan caranya pada domba-domba peternakan, lalu kembali ke tempat pertandingan dengan menumpang satu truk yang sedang berjalan.
Menggunakan cara yang diberikan Rex, Babe akhirnya bisa menuntun semua domba dengan rapi dan membuat semua penonton tertegun. Akhirnya Mr. Hoggett dan Babe memenangkan kontes itu dengan nilai terbaik.
Yang menarik dari film ini:
1. Ada bakat terpendam pada diri setiap orang. Gali dan temukanlah.
4. Mencintai selalu lebih indah daripada bersaing.
Ditulis dalam Keluarga | Comments Off
“Frequency”, Segala Sesuatu Bisa Diubah Atau Diulang
Ditulis oleh Space Police 001 Ratu Adil di/pada Juli 25, 2008

New York, October 1999. John Sullivan, polisi berumur 36 tahun, masih stress dengan kematian ayahnya, petugas pemadam kebakaran Frank Sullivan, 30 tahun lalu. Tinggal di rumah dimana ia dibesarkan, ia menemukan radio amatir tua milik ayahnya, dan ia mulai menghidupkannya.
Karena aktifitas aurora borealis yang tak biasanya di langit, ia menjadi berkomunikasi dengan ayahnya yang juga sedang menghidupkan radio yang sama di kamar yang sama 30 tahun yang lalu. Tepat sebelum tanggal kematian ayahnya akibat kebakaran di sebuah toko. Tentusaja keduanya terkejut tapi mulai mengikuti keadaan itu dan meneruskan komunikasi.
John lalu memperingatkan ayahnya agar hati-hati saat hendak bertugas di tempat itu sehingga ayahnya bisa selamat.
Sesudah tanggal itu, John lalu mengetahui bahwa ayahnya tetap sudah mati, tapi penyebabnya menjadi berbeda, yaitu akibat kanker karena terlalu banyak merokok.
Bagaimanapun, karena sudah menolong ayahnya, jalan takdir yang baru mulai terbentuk. Sebelumnya, Ibu John, Julia Sullivan tak kerja sehari untuk menghadiri penguburan Frank. Di jalan takdir yang baru, ia tetap kerja sehingga menyelamatkan hidup seorang pria yang lalu akan terkenal sebagai “The Nightingale Killer”. Nightingale Killer di takdir yang lama sudah membunuh 3 perawat sebelum mati. Sekarang karena sudah diselamatkan, ia meneruskan membunuh hingga total 10 perawat, yang keenam adalah ibu John.
Karena itu, menggunakan informasi dari arsip polisi tahun 1999 yang sebelumnya tak ada, John dan Frank bekerjasama antar waktu, mencari pembunuh dan menyelamatkan Julia. Frank berhasil menyelamatkan calon korban pertama tapi saat mencoba mencegah yang berikutnya, ia diserang oleh pembunuh itu di toilet sebuah nightclub dan simnya diambil dari dompetnya. Saat sadar lagi, Frank terburu-buru ke rumah wanita itu tapi sudah terlambat. Ia bahkan menjadi dicurigai oleh polisi temannya, yang juga kelak akan menjadi bos John, Satch DeLeon.
John lalu ingat bahwa tentu sidik jari Nightingale killer sekarang ada di dompet Frank. John lalu menyuruh ayahnya menaruh dompet itu di satu tempat di rumah yang sulit dicari orang, agar ia bisa menemukannya 30 tahun kemudian. Saat Frank melakukannya, dengan menyembunyikannya di bawah papan kayu yang sudah sobek dekat jendela, saat itu juga di tahun 1999 muncul di tempat yang sama. John mengambil dompet itu ke lab kriminal dan menemukan bahwa sidikjari itu punya seorang detektif yang sekarang sudah pensiun, Jack Shepard. Kini baik John di tahun 1999 dan Frank di tahun 1969 sama-sama menghadapi Shepard di waktu berlainan. Frank lalu mengira berhasil membunuh Shepard tapi John meyakinkan ayahnya bahwa ia masih lolos, karena foto keluarganya masih menunjukkan ibunya yang tak ikut terfoto.
Malam itu, saat keduanya sedang bicara di radio, John mengatakan pada ayahnya agar berhenti merokok. Saat itu Shepard menerobos masuk ke rumah keluarga Sullivan, baik Shepard di tahun 1969 dan 1999. Saat Shepard mencekik John di tahun 1999, kebetulan di tahun 1969 Frank mengambil senapan dan menghancurkan tangan Shepard, tapi Shepard berhasil lari. Tangan Shepard di tahun 1999 menjadi menghilang dan saat ia hendak menyerang John lagi, rumah itu menjadi berubah, seolah-olah ada orang lain yang juga tinggal di situ.
Dari belakang muncullah Frank yang sekarang sudah jadi orang tua, dan menembak Shepard hingga mati.
Film ditutup dengan keluarga Sullivan yang berbahagia sedang berpesta di kebun, lengkap dengan ayah ibu John, dan anak istrinya.
Yang menarik dari film ini:
1. Perjalanan waktu ataupun usaha untuk mengubah hal-hal yang sudah terjadi bisa dilakukan.
2. Jangan berhenti sebelum tujuan tercapai. Kerjakan terus sampai selesai.
Ditulis dalam Science | 1 Komentar »




