Sabdo Palon Noyo Genggong

Ratu Adil Satria Pinandhita

Once Upon a Time in China, Meet Kungfu

Ditulis oleh Ratu Adil Satria Pinandhita Sinisihan Wahyu di/pada Agustus 4, 2008

Kebimbangan bertambahan ke atas orang Barat dari Amerika, Britain dan Perancis menambahkan kehadiran mereka di Foshan (dalam sesetengah pengeluaran film, sarikata menyatakan bahawa bandar dalam soalan adalah Canton, mungkin kerana ia suatu tempat yang lebih dikenali). Jeneral Tentera Bendera Hitam menghadapi Wong Fei-Hung (Jet Li) dan meminta bahawa dia mendapatkan kerja dan melatihkan sekumpulan milita pewira kung fu untuk bantu melindungi bandar. Wong memberikan kerja, “Porky” Lang (Kent Cheng) dan “Bucktooth So” (Jacky Cheung).

Wong bertemu dengan (”Thirteenth Aunt”, dilakon oleh Rosamund Kwan) dan perasaan cinta di antara mereka berdua stirred. Meskipun, bapa Shao Jun adalah seorang sworn brother pada datuk Wong Fei Hung. Ini telah membuat dia, secara teknikal, mak cik Wong Fei Hung. Perhubungan cinat diantara mereka dianggap suatu taboo di kalangan masyarakat tradisional Cina, oleh itu tetap menghantui perhubungan mereka.

Leung Foon (or “Fu”, played by Yuen Biao) tiba di bandar dengan sekumpulan Opera Cina dan mendapat masalah dengan sekumpulan tempatan yang bernama Sha Ho Bang, yang mengganaskan bisnes-bisnes tempatan dan urusan dengan warga Amerika itu. Dia secara tidak sengaja menembusi Aunt Yee dan jatuh cinta dengannya. Selepas ditendang keluar oleh kumpulan opera itu, Fu bermula latihan di bawah seorang guru lain, “Iron Robe” Yim (Yee Kwan Yan).

Warga Amerika, Jackson (Jonathan Isgar) dan Tiger (Steve Tartalia) bekerja untuk syarikat Sino-Pacific, mengekspot orang Cina ke AS untuk virtual slave labour. Kumpulan gelap Sha Ho membantu warga Amerika itu dengan menculik para wanita untuk dijual sebagai pelacur untuk lelaki Amerika itu.

Sifu Wong cuba untuk membawa geng itu ke keadilan tetapi takut penduduk Foshan tidak berani bertindak sebagai saksi.

“Iron Robe” Yim berkeputusan dia harus berkelahi dan mengalahkan Wong untuk mendapat nama untuk dirinya sendiri di bandar, supaya dapat membuka sebuah sekolah seni pertahan diri maju. Kumpulan gelap Sha Ho memberikan bantuan pada Yim jika dia bersekutu dirinya dengan geng mereka, suatu gerakan yang memaksa Leung Foon untuk menentang Wong Fei Hung.
Yang bisa kita pelajari:
1. Kungfu itu perlu.
2. Jika mencari guru, carilah yang sudah bebas dari lobha (tak tertarik lagi dengan acara sinetron dsb), dosha (tak iri dengan muridnya yang pintar dsb), moha (minimal mengerti ilmu-ilmu dasar dan gaul).

Ditulis dalam Movie | Tidak ada komentar »

Sabdo Palon Noyo Genggong - Ratu Adil

Ditulis oleh Ratu Adil Satria Pinandhita Sinisihan Wahyu di/pada Juli 25, 2008

Ramalan Sabdo Palon:
1. Ingatlah kepada kisah lama yang ditulis di dalam buku babad tentang negara Mojopahit. Waktu itu Sang Prabu Brawijaya mengadakan pertemuan dengan Sunan Kalijaga didampingi oleh Punakawannya yang bernama Sabda Palon Naya Genggong.
2. Prabu Brawijaya berkata lemah lembut kepada punakawannya: “Sabda-Palon sekarang saya sudah menjadi Islam. Bagaimanakah kamu? Lebih baik ikut Islam sekali, sebuah agama suci dan baik.”
3. Sabda Palon menjawab kasar: “Hamba tak mau masuk Islam Sang Prabu, sebab saya ini raja serta pembesar Dang Hyang se tanah Jawa. Saya ini yang membantu anak cucu serta para raja di tanah jawa. Sudah digaris kita harus berpisah.
4. Berpisah dengan Sang Prabu kembali ke asal mula saya. Namun Sang Prabu kami mohon dicatat. Kelak setelah 500 tahun saya akan mengganti agama Budha (menjadi Agama Vayu) lagi, saya sebar seluruh tanah Jawa.
5. Bila ada yang tidak mau memakai, akan saya hancurkan. Menjadi makanan jin setan dan lain-lainnya. Belum legalah hati saya bila belum saya hancur leburkan. Saya akan membuat tanda akan datangnya kata-kata saya ini. Bila kelak Gunung Merapi meletus dan memuntahkan laharnya.
6. Lahar tersebut mengalir ke barat daya. Baunya tidak sedap. Itulah pertanda kalau saya datang. Sudah mulai menyebarkan agama Buddha baru (Agama Vayu). Kelak Merapi akan bergelegar. Itu sudah menjadi takdir Hyang Widi bahwa segalanya harus bergantian. Tidak dapat bila diubah lagi.
7. Kelak waktunya paling sengsara di tanah Jawa ini pada tahun: Lawon Sapta Ngesthi Aji. Umpama seorang menyeberang sungai sudah datang di tengah-tengah. Tiba-tiba sungainya banjir besar, dalamnya menghanyutkan manusia sehingga banyak yang meninggal dunia.
8. Bahaya yang mendatangi tersebar seluruh tanah Jawa. Itu sudah kehendak Tuhan tidak mungkin disingkiri lagi. Sebab dunia ini ada ditangan-Nya. Hal tersebut sebagai bukti bahwa sebenarnya dunia ini ada yang membuatnya.
9. Bermacam-macam bahaya yang membuat tanah Jawa rusak. Orang yang bekerja hasilnya tidak mencukupi. Para priyayi banyak yang susah hatinya. Saudagar selalu menderita rugi. Orang bekerja hasilnya tidak seberapa. Orang tanipun demikian juga. Penghasilannya banyak yang hilang di hutan.
10. Bumi sudah berkurang hasilnya. Banyak hama yang menyerang. Kayupun banyak yang hilang dicuri. Timbullah kerusakan hebat sebab orang berebutan. Benar-benar rusak moral manusia. Bila hujan gerimis banyak maling tapi siang hari banyak begal.
11. Manusia bingung dengan sendirinya sebab rebutan mencari makan. Mereka tidak mengingat aturan negara sebab tidak tahan menahan keroncongannya perut. Hal tersebut berjalan disusul datangnya musibah pagebluk yang luar biasa. Penyakit tersebar merata di tanah Jawa. Bagaikan pagi sakit sorenya telah meninggal dunia.
12. Bahaya penyakit luar biasa. Di sana-sini banyak orang mati. Hujan tidak tepat waktunya. Angin besar menerjang sehingga pohon-pohon roboh semuanya. Sungai meluap banjir sehingga bila dilihat persis lautan pasang.
13. Seperti lautan meluap airnya naik ke daratan. Merusakkan kanan kiri. Kayu-kayu banyak yang hanyut. Yang hidup di pinggir sungai terbawa sampai ke laut. Batu-batu besarpun terhanyut dengan gemuruh suaranya.
14. Gunung-gunung besar bergelegar menakutkan. Lahar meluap ke kanan serta ke kiri sehingga menghancurkan desa dan hutan. Manusia banyak yang meninggal sedangkan kerbau dan sapi habis sama sekali. Hancur lebur tidak ada yang tertinggal sedikitpun.
15. Gempa bumi tujuh kali sehari, sehingga membuat susahnya manusia. Tanahpun menganga. Muncullah brekasakan yang menyeret manusia ke dalam tanah. Manusia-manusia mengaduh di sana-sini, banyak yang sakit. Penyakitpun rupa-rupa. Banyak yang tidak dapat sembuh. Kebanyakan mereka meninggal dunia.
16. Demikianlah kata-kata Sabda Palon yang segera menghilang sebentar tidak tampak lagi dirinya. Kembali ke alamnya. Prabu Brawijaya tertegun sejenak. Sama sekali tidak dapat berbicara. Hatinya kecewa sekali dan merasa salah. Namun bagaimana lagi, segala itu sudah menjadi kodrat yang tidak mungkin diubahnya lagi.

Sabdapalon berkata bahwa dirinya akan memisahkan diri dengan beliau. Ketika ditanya perginya akan ke mana? Ia menjawab tidak pergi, tetapi tidak berada di situ, hanya menepati yang namanya Semar, artinya meliputi sekalian wujud, anglela kalingan padang.
Sang Prabu bersumpah, besok apabila ada orang Jawa memakai nama tua (seperti ki gendeng pamungkas dsb), berpengetahuan, yaitulah yang akan diasuh Sabdapalon. Orang Jawa akan diajari tahu benar salah. Sang Prabu hendak merangkul Sabdapalon dan Nayagenggong, tetapi kedua orang tersebut lenyap.

Ramalan Kitab Musarar Jayabaya:
Kemudian kelak akan datang orang berhati putih yang masih tersembunyi. Lahir di bumi Mekah. Menjadi raja di dunia, bergelar Ratu Amisan, redalah kesengsaraan di bumi, nakhoda ikut ke dalam persidangan.
Raja keturunan waliyullah (kelahiran kembali Syech Siti Jenar). Berkedaton dua di Mekah dan Tanah Jawa. Letaknya dekat dengan gunung Perahu, sebelah barat tempuran. Dicintai pasukannya. Memang raja yang terkenal sedunia.

Ramalan Jayabaya:
159.
selambat-lambatnya kelak menjelang tutup tahun
(sinungkalan dewa wolu, ngasta manggalaning ratu)
akan ada dewa tampil
berbadan manusia
berparas seperti Batara Kresna
berwatak seperti Baladewa
bersenjata trisula wedha
tanda datangnya perubahan zaman
orang pinjam mengembalikan,
orang berhutang membayar
hutang nyawa bayar nyawa
hutang malu dibayar malu

160.
sebelumnya ada pertanda bintang pari
panjang sekali tepat di arah Selatan menuju Timur
lamanya tujuh malam
hilangnya menjelang pagi sekali
bersama munculnya Batara Surya
bebarengan dengan hilangnya kesengsaraan manusia yang berlarut-larut
itulah tanda putra Batara Indra sudah nampak
datang di bumi untuk membantu orang Jawa

161.
asalnya dari kaki Gunung Lawu sebelah Timur (Kota Malang)
sebelah timurnya bengawan
berumah seperti Raden Gatotkaca
berupa rumah merpati susun tiga
seperti manusia yang menggoda

162.
banyak orang digigit nyamuk,
mati banyak orang digigit semut, mati
banyak suara aneh tanpa rupa
pasukan makhluk halus sama-sama berbaris, berebut garis yang benar
tak kelihatan, tak berbentuk
yang memimpin adalah putra Batara Indra,
bersenjatakan trisula wedha
para asuhannya menjadi perwira perang
jika berperang tanpa pasukan
sakti mandraguna tanpa azimat

163.
bergelar pangeran perang
kelihatan berpakaian kurang pantas
namun dapat mengatasi keruwetan orang banyak
yang menyembah arca terlentang
cina ingat suhu-suhunya dan memperoleh perintah, lalu melompat ketakutan

164.
putra kesayangan almarhum yang bermukim di Gunung Lawu
yaitu Kyai Batara Mukti, ya Krisna, ya Herumukti
menguasai seluruh ajaran (ngelmu)
memotong tanah Jawa kedua kali
mengerahkan jin dan setan
seluruh makhluk halus berada dibawah perintahnya bersatu padu
membantu manusia Jawa berpedoman pada trisula weda
tajamnya tritunggal nan suci
benar, lurus, jujur
didampingi Sabdopalon dan Noyogenggong

165.
tiap bulan Sura sambutlah kumara
yang sudah tampak menebus dosa
dihadapan sang Maha Kuasa
masih muda sudah dipanggil orang tua
warisannya Gatotkaca sejuta

166.
ludahnya ludah api
sabdanya sakti (terbukti)
yang membantah pasti mati
orang tua, muda maupun bayi
orang yang tidak berdaya minta apa saja pasti terpenuhi
garis sabdanya tidak akan lama
beruntunglah bagi yang yakin dan percaya serta menaati sabdanya
tidak mau dihormati orang se tanah Jawa
tetapi hanya memilih beberapa saja

167.
pandai meramal seperti dewa
dapat mengetahui lahirnya kakek, buyut dan canggah anda
seolah-olah lahir di waktu yang sama
tidak bisa ditipu karena dapat membaca isi hati
bijak, cermat dan sakti
mengerti sebelum sesuatu terjadi
mengetahui leluhur anda
memahami putaran roda zaman Jawa
mengerti garis hidup setiap umat
tidak khawatir tertelan zaman

168.
oleh sebab itu carilah satria itu
yatim piatu, tak bersanak saudara
sudah lulus weda Jawa
hanya berpedoman trisula
ujung trisulanya sangat tajam
membawa maut atau utang nyawa
yang tengah pantang berbuat merugikan orang lain
yang di kiri dan kanan menolak pencurian dan kejahatan

169.
pantang bila diberi
hati mati dapat terkena kutukan
senang menggoda dan minta secara nista
ketahuilah bahwa itu hanya ujian
jangan dihina
ada keuntungan bagi yang dimintai
artinya dilindungi anda sekeluarga

170.
di hadapan Begawan
bukan pendeta disebut pendeta
bukan dewa disebut dewa
seperti halnya manusia
bukan kekuatan lain diterangkan jelas
bayang-bayang menjadi terang benderang

171.
jangan heran, jangan bingung
itulah putranya Batara Indra
yang sulung dan masih kuasa mengusir setan
turunnya air brajamusti pecah memercik
hanya satu ini yang dapat memberi petunjuk
tentang arti dan makna ramalan saya
tidak bisa ditipu
karena dapat masuk ke dalam hati
ada manusia yang bisa bertemu
tapi ada manusia yang belum saatnya
jangan iri dan kecewa
itu bukan waktu anda
memakai lambang ratu tanpa mahkota
sebab itu yang menjumpai segeralah menghormati,
jangan sampai terputus, menghadaplah dengan patuh
keberuntungan ada di anak cucu

172.
inilah jalan bagi yang ingat dan waspada
pada zaman kalabendu Jawa
jangan melarang dalam menghormati orang berupa dewa
yang menghalangi akan sirna seluruh keluarga
jangan keliru mencari dewa
carilah dewa bersenjata trisula wedha
itulah pemberian dewa

173.
menyerang tanpa pasukan
bila menang tak menghina yang lain
rakyat bersuka ria
karena keadilan Yang Kuasa telah tiba
raja menyembah rakyat
bersenjatakan trisula wedha
para pendeta juga pada memuja
itulah asuhannya Sabdopalon
yang sudah menanggung malu tetapi termasyhur
segalanya tampak terang benderang
tak ada yang mengeluh kekurangan
itulah tanda zaman kalabendu telah usai
berganti zaman penuh kemuliaan
memperkokoh tatanan jagad raya
semuanya menaruh rasa hormat yang tinggi

Ratu Adil adalah orang dengan DNA tertua di muka bumi. Hasil kelahiran kembali banyak orang terkenal, di antaranya Khrisna, Shi Huang Ti, Genghis Khan, Gatotkaca, Lao Tze, Thio Sam Hong, Syech Siti Jenar, Isa.
Di tubuhnya mengalir darah 7 satria:
1. SATRIO KINUNJORO MURWO KUNCORO (sering dikungkung kebebasannya).
2. SATRIO MUKTI WIBOWO KESANDUNG KESAMPAR (berwibawa tapi langkahnya sering ditahan)
3. SATRIO JINUMPUT SUMELA ATUR (bolak-balik pegang posisi kesaktian atau kemakrifatan tertentu)
4. SATRIO LELONO TAPA NGRAME (sering mengembara ke berbagai daerah untuk menuntut kesaktian)
5. SATRIO PININGIT HAMONG TUWUH (pemimpin berkharisma karena dulu leluhurnya orang berkharisma)
6. SATRIO BOYONG PAMBUKANING GAPURO (pengalaman demi pengalaman membuatnya tua akan pengalaman dan menjadikanNya mumpuni untuk membuka jaman baru)
7. SATRIO PINANDITO SINISIHAN WAHYU (ilmu mendalam membuatnya menjadi Nabi dan mudah mendapat wahyu)

Ditulis dalam Ratu adil | 3 Komentar »

Kungfu Hustle, Terbukanya Potensi Tubuh Demi Lancarnya Aksi

Ditulis oleh Ratu Adil Satria Pinandhita Sinisihan Wahyu di/pada Juli 25, 2008

Kisah ini dimulai dari perjalanan pemuda Sing bersama temannya yang bertekad untuk jadi penjahat, karena menurut mereka penjahat itu keren dan ditakuti orang. Hal ini juga karena masalalu Sing yang mencoba menjadi pahlawan dengan mencoba menolong seorang gadis kecil yang bisu, tapi sayangnya jurus-jurus yang ia pelajarinya dari sebuah buku silat tipis yang dijual seharga 2 sen tak bisa membantu samasekali dikarenakan yang ia lawan adalah seorang pemuda sedang ia masih anak kecil.

Suatu saat ia mendatangi komplek apartemen kecil yang sangat kumuh dan menyamar sebagai anggota Geng Kapak, geng penjahat yang paling ditakuti di wilayah itu. Ternyata penduduk di sini bukannya takut kepadanya tapi justru mengerjainya. Kebetulan Geng Kapak yang asli sedang melewati daerah itu dan untuk menghindari masalah karena menyamar, Sing langsung mengadu geng itu dengan para penduduk apartemen.

Tak diduga dalam kerusuhan itu muncul tiga pendekar tersembunyi yang langsung mengobrak-abrik seluruh anggota Geng Kapak. Abang Sum, ketua Gang Kapak masih mendendam karena gengnya untuk pertamakalinya bisa dipermalukan. Maka ia mengundang 2 musisi buta yang sesungguhnya 2 dari 3 pembunuh paling mematikan di dunia, yang punya kemampuan membunuh dengan gelombang getaran ki dari harpanya.

Tiga pendekar pelindung pun tewas dengan mudah. Tapi ternyata pemilik apartemen ikut turun tangan bersama suaminya. Ternyata mereka adalah Sepasang Pendekar Rajawali yang sudah lama mengasingkan tubuh dari dunia persilatan sejak kematian anak mereka. Jurus Raungan Singa dan Gelombang Taichi segera mengalahkan 2 pendekar hitam itu dengan mudah.

Sementara itu, Sing dalam petualangannya diperalat oleh Abang Sum untuk mengeluarkan pembunuh yang ketiga dari sebuah penjara. Pembunuh itu, Dewa Siluman Awan Api (terjemahan lain “the beast”) memilih tinggal di penjara, karena diluar tak ada yang mampu mengalahkannya. Mula-mula Abang Sum meragukan kemampuan Dewa Siluman, tapi sesudah penjahat itu mendemonstrasikan kemampuannya menangkap peluru yang ditembakkan di samping kepalanya, maka ia pun ketakutan dan tunduk padanya.

Bertepatan dengan itu Sepasang Pendekar Rajawali sudah mendatangi markas mereka, maka terjadilah pertarungan seru antara Dewa Siluman dan sepasang pendekar ini. Sebenarnya Dewa Siluman sudah hampir mati terkena jurus Raungan Singa yang diperkuat dengan genta. Tapi karena terpancing siasat Dewa Siluman yang mengatakan jurus itu cuma hebat karena dibantu genta maka mereka pun kembali kesulitan ditusuk dua senjata rahasia milik Dewa Siluman. Ketiganya pun saling mengunci tubuh lawan di atas lantai.

Karena kesaktian mereka bertiga tak ada seorang pun diantara Geng Kapak berani ikut campur. Abang Sum menyuruh Sing untuk memukul Sepasang Rajawali dengan balok kayu. Tapi Sing timbul kebaikannya melihat sepasang pendekar bertarung mati-matian melawan Dewa Siluman,  maka ia justru memukul kepala Dewa Siluman dengan keras sesudah terlebih dulu memukul Abang Sum.

Pukulan itu tak berarti apa-apa bagi Dewa Siluman. Ia justru marah karena Sing berkhianat. Ia menghentakkan Sepasang Rajawali ke tempat jauh, lalu menghujani tubuh Sing dengan pukulan beruntun hingga tubuh Sing remuk. Beruntung Sepasang Rajawali menyelamatkannya dan segera lari dengan ilmu lari cepat.

Sesudah menyembuhkan luka-lukanya Dewa Siluman Awan Api beserta Geng Kapak yang sudah menjadi miliknya mengejar kembali mereka ke apartemennya. Ternyata Sing belum mati, tapi pukulan-pukulan dari Dewa Siluman justru membuka blok-blok yang menutupi jalur ki di tubuhnya yang tersembunyi. Sepasang Rajawali pun menyadari ternyata Sing lah Pendekar Nomor Satu dunia yang sering dicari-cari.

Dewa Siluman Awan Api terkejut melihat Sing sembuh dan segar lagi. Tapi ia tetap tak memandang Sing karena kungfunya. Sing pun kemudian mempertunjukkan kelihaian gerakannya yang sudah bebas dengan merontokkan seluruh anggota Gang Kapak seperti memukul lalat. Dewa Siluman tetap melayani Sing tapi dipukul secara beruntun dan cepat tanpa mampu membalas sedikitpun. Maka ia mengeluarkan ilmu warisan leluhurnya yaitu Ilmu Katak dari Perguruan Katak Terbang. Sing dipentalkan ke langit.

Di langit Sing melihat barisan awan berkumpul membentuk sosok Buddha besar. Maka ia pun menyadari isyarat dari Buddha untuk memakai lagi ilmu yang pernah dipelajarinya sewaktu kecil. Ilmu Sakti Tapak Buddha. Maka dikeluarkan Jurus Buddha Turun Dari Surga yang membuat Dewa Siluman Awan Api ketakutan dan minta ampun. Tapi kemudian Dewa Siluman bangun dan menusukkan senjata rahasianya. Tapi kembali ia disambut jurus Tapak Buddha. Meski cuma anginnya saja yang diarahkan sedang tapak Sing menghadap ke arah tembok tapi tetap saja Dewa Siluman ketakutan dan tahu akan kalah. Sing menyadari dan menghentikan jurusnya. Melihat Sing tak marah padanya dan justru berkenan mengajar jurus-jurus Tapak Buddha, hati Dewa Siluman tersentuh dan sambil menangis mengangkat Sing sebagai gurunya.

Sing pun meneruskan hidupnya sebagai orang baik-baik dengan membuka toko bersama temannya.

Yang dapat kita lihat dari film ini adalah:
1. jangan meremehkan buku-buku silat tipis yang dijual di toko, karena itu bisa jadi kungfu hebat jika dipadu dengan ki yang sesuai.
2. Semua jurus-jurus kungfu membutuhkan iweekang yang cukup untuk dapat mengeluarkan tenaga yang dahsyat. Kungfu-kungfu seperti Aikido memang bisa meminjam tenaga lawan tapi tetap tak mampu menghancurkan tembok, jadi kungfu tetap perlu.
3. Jika memukul orang harus tahu kapan berhenti karena bisa-bisa ia mengalami kejadian seperti Sing.

 

 

Ditulis dalam Movie | Tidak ada komentar »

Babe, Kenali Bakatmu

Ditulis oleh Ratu Adil Satria Pinandhita Sinisihan Wahyu di/pada Juli 25, 2008

Seekor babi bernama Babe dipelihara oleh petani Hoggett di rumah peternakannya. Di tempat itu, Babe tinggal bersama seekor anjing betina bernama Fly. Babe juga berteman dengan itik bernama Ferdinand dan seekor ibu domba bernama Ma.

Saat membantu Ferdinand yang hendak lari dari peternakan karena takut dimasak, Babe membuka pintu pagar peternakan. Melihat hamparan rumput yang luas di depannya ia tertantang untuk menjelajahinya. Ia lalu sampai ke kandang domba milik Mr. Hoggett dan melihat 2 perampok mencoba mencuri domba-domba dengan bantuan anjing-anjing mereka. Ia lalu pulang kembali ke peternakan untuk memberitahu Fly dan pasangannya Rex, juga Mr. Hoggett, yang lalu berhasil mencegah sebagian domba untuk ikut dirampok. Babe memperhatikan bagaimana Fly menggembala domba-domba dan memutuskan bahwa ia pun ingin jadi anjing penggembala.

Saat natal tiba, Mrs. Hoggett mempersiapkan hidangan, sementara Mr Hoggett memperhatikan Babe dari jendela. Ia terkesan melihat Babe memilah ayam putih dan ayam berwarna menjadi dua bagian saat berkumpul. Mr. Hoggett lalu mencoba meyakinkan istrinya bahwa Babe bukan babi biasa dan harus dijaga untuk dapat ditampilkan di kontes.

Besoknya, Babe dibolehkan ikut ke kandang domba bersama Fly dan Rex. Rex merasa terancam dengan kehadiran Babe, apalagi saat Mr. Hoggett menyuruh Babe untuk menggembalakan domba, bukan menyuruhnya seperti biasa. Cara keras yang dipakai Fly untuk menggiring domba ternyata tak sesuai untuk Babe, karena saat ia melakukannya, Ma menjadi marah. Babe lalu bersikap baik dan meminta dengan sopan. Domba-domba lalu mau berjalan dengan lurus dan teratur, yang semakin membuat Mr. Hogget kagum. Malamnya, Rex menyerang Fly karena memasukkan ide-ide pada Babe. Kaki depan Fly terluka, sedang Rex dikurung sementara di rumah anjing. Kini sehari-harinya tinggal Babe yang bisa menggembalakan domba.

Mr. Hoggett lalu berpikir untuk mengikutkan Babe dalam kontes anjing gembala. Malam itu, saat Mr. Hoggett sedang mengisi formulir pendaftaran, kucing kesayangan keluarga Hogget ikut masuk lalu memberitahu Babe bahwa sebenarnya babi pada akhirnya akan mati karena dimakan manusia. Babe kaget dan berlari menuju Fly untuk meminta konfirmasinya. Fly membenarkan itu. Karena stress, Babe lari ke luar peternakan, tapi ditemukan lagi oleh Mr. Hoggett dalam keadaan berlumpur dan masih hidup.

Babe menolak untuk makan, Mr. Hoggett memberinya minum dari botol. Ia lalu menyanyi dan menari untuk menghilangkan kesedihan Babe. Babe lalu ceria kembali dan percaya pada ketulusan Mr. Hoggett.

Fly dan Rex sudah berbaikan lagi. Di hari pertandingan, Mr Hoggett membawa Babe, diiringi Fly dan Rex menuju tempat pertandingan. Sesudah melalui serangkaian perdebatan, para juri membolehkan Babe ikut dalam kontes, karena tak ada aturan bahwa peserta harus seekor anjing. Bagaimanapun domba-domba di kontes itu menolak untuk mendengar perintah Babe. Rex pulang lagi ke peternakan untuk menanyakan caranya pada domba-domba peternakan, lalu kembali ke tempat pertandingan dengan menumpang satu truk yang sedang berjalan.

Menggunakan cara yang diberikan Rex, Babe akhirnya bisa menuntun semua domba dengan rapi dan membuat semua penonton tertegun. Akhirnya Mr. Hoggett dan Babe memenangkan kontes itu dengan nilai terbaik.
Yang menarik dari film ini:
1. Ada bakat terpendam pada diri setiap orang. Gali dan temukanlah.
4. Mencintai selalu lebih indah daripada bersaing.

 

Ditulis dalam Movie | Tidak ada komentar »

Frequency, Segala Sesuatu Bisa Diubah Atau Diulang

Ditulis oleh Ratu Adil Satria Pinandhita Sinisihan Wahyu di/pada Juli 25, 2008

New York, October 1999. John Sullivan, polisi berumur 36 tahun, masih stress dengan kematian ayahnya, petugas pemadam kebakaran Frank Sullivan, 30 tahun lalu. Tinggal di rumah dimana ia dibesarkan, ia menemukan radio amatir tua milik ayahnya, dan ia mulai menghidupkannya.

Karena aktifitas aurora borealis yang tak biasanya di langit, ia menjadi berkomunikasi dengan ayahnya yang juga sedang menghidupkan radio yang sama di kamar yang sama 30 tahun yang lalu. Tepat sebelum tanggal kematian ayahnya akibat kebakaran di sebuah toko. Tentusaja keduanya terkejut tapi mulai mengikuti keadaan itu dan meneruskan komunikasi.
John lalu memperingatkan ayahnya agar hati-hati saat hendak bertugas di tempat itu sehingga ayahnya bisa selamat.

Sesudah tanggal itu, John lalu mengetahui bahwa ayahnya tetap sudah mati, tapi penyebabnya menjadi berbeda, yaitu akibat kanker karena terlalu banyak merokok.

Bagaimanapun, karena sudah menolong ayahnya, jalan takdir yang baru mulai terbentuk. Sebelumnya, Ibu John, Julia Sullivan tak kerja sehari untuk menghadiri penguburan Frank. Di jalan takdir yang baru, ia tetap kerja sehingga menyelamatkan hidup seorang pria yang lalu akan terkenal sebagai “The Nightingale Killer”. Nightingale Killer di takdir yang lama sudah membunuh 3 perawat sebelum mati. Sekarang karena sudah diselamatkan, ia meneruskan membunuh hingga total 10 perawat, yang keenam adalah ibu John.

Karena itu, menggunakan informasi dari arsip polisi tahun 1999 yang sebelumnya tak ada, John dan Frank bekerjasama antar waktu, mencari pembunuh dan menyelamatkan Julia. Frank berhasil menyelamatkan calon korban pertama tapi saat mencoba mencegah yang berikutnya, ia diserang oleh pembunuh itu di toilet sebuah nightclub dan simnya diambil dari dompetnya. Saat sadar lagi, Frank terburu-buru ke rumah wanita itu tapi sudah terlambat. Ia bahkan menjadi dicurigai oleh polisi temannya, yang juga kelak akan menjadi bos John, Satch DeLeon.

John lalu ingat bahwa tentu sidik jari Nightingale killer sekarang ada di dompet Frank. John lalu menyuruh ayahnya menaruh dompet itu di satu tempat di rumah yang sulit dicari orang, agar ia bisa menemukannya 30 tahun kemudian. Saat Frank melakukannya, dengan menyembunyikannya di bawah papan kayu yang sudah sobek dekat jendela, saat itu juga di tahun 1999 muncul di tempat yang sama. John mengambil dompet itu ke lab kriminal dan menemukan bahwa sidikjari itu punya seorang detektif yang sekarang sudah pensiun, Jack Shepard. Kini baik John di tahun 1999 dan Frank di tahun 1969 sama-sama menghadapi Shepard di waktu berlainan. Frank lalu mengira berhasil membunuh Shepard tapi John meyakinkan ayahnya bahwa ia masih lolos, karena foto keluarganya masih menunjukkan ibunya yang tak ikut terfoto.

Malam itu, saat keduanya sedang bicara di radio, John mengatakan pada ayahnya agar berhenti merokok. Saat itu Shepard menerobos masuk ke rumah keluarga Sullivan, baik Shepard di tahun 1969 dan 1999. Saat Shepard mencekik John di tahun 1999, kebetulan di tahun 1969 Frank mengambil senapan dan menghancurkan tangan Shepard, tapi Shepard berhasil lari. Tangan Shepard di tahun 1999 menjadi menghilang dan saat ia hendak menyerang John lagi, rumah itu menjadi berubah, seolah-olah ada orang lain yang juga tinggal di situ.
Dari belakang muncullah Frank yang sekarang sudah jadi orang tua, dan menembak Shepard hingga mati.

Film ditutup dengan keluarga Sullivan yang berbahagia sedang berpesta di kebun, lengkap dengan ayah ibu John, dan anak istrinya.

Yang menarik dari film ini:
1. Perjalanan waktu ataupun usaha untuk mengubah hal-hal yang sudah terjadi bisa dilakukan.
2. Jangan berhenti sebelum tujuan tercapai. Kerjakan terus sampai selesai.

 

Ditulis dalam Movie | 1 Komentar »