Cinema XXI

"Chance favors the prepared mind" – Undersiege II.

“Sherlock Holmes”, Cara Hebat Membuat Kesimpulan

Ditulis oleh Ratu Adil di/pada Januari 7, 2010

 

In 1891 London, Sherlock Holmes (Robert Downey, Jr.) and Dr. John Watson (Jude Law) race to prevent a human sacrifice ritual conducted by Lord Blackwood (Mark Strong). Holmes and Watson stop the sacrifice just in time and neutralize Lord Blackwood, after which the police, led by Inspector Lestrade (Eddie Marsan), arrive and arrest him.

Blackwood’s execution occurs three months later, during which Holmes has become bored without a new case. Watson prepares to leave 221B Baker Street to establish his own business, and he intends to marry Mary Morstan (Kelly Reilly). Blackwood requests Holmes’ presence on the day of his execution, and warns him that three more deaths will occur after his execution that will change the very nature of their world. Later, Blackwood is executed by hanging, declared dead by Watson himself.

Holmes is re-acquainted with Irene Adler (Rachel McAdams), the only person who has managed to outwit him. She offers him a sum of money to pursue a case of a missing red-haired midget by the name of Reardon. Holmes disguises himself to find the identity of Adler’s employer, but can only surmise him as a professor (based on the faint trace of chalk dust on his jacket). Three days after Blackwood’s execution, his tomb is found shattered, from the inside out, and an eyewitness reports seeing Blackwood walking away. Holmes, Watson, and Lestrade find Blackwood’s coffin contains the body of the red-haired midget. Holmes follows clues from a pocketwatch on the body to the midget’s home, where they discover several chemistry experiments. They narrowly avoid capture by three thugs that have arrived to destroy the evidence in the home, but subsequently are arrested for property damage. Watson is released on bail by Miss Morstan, while Holmes is taken to the Temple of the Four Orders, an occult-dabbling secret society. Their leaders reveal Blackwood was a former member, and plead for Holmes to help stop him. Holmes declines their generous offers of reward but continues to investigate. As Holmes and Watson investigate, the two senior members are killed through apparent magical means by Blackwood, and he assumes control of the order, desiring to use the Order’s power to push for England to retake the United States after their civil war has weakened their defenses. Blackwood orders the Home Secretary, a member of the Order, to issue a warrant for Holmes’ arrest.

Holmes and Watson follow clues to an industrial slaughterhouse, where they are taunted by Blackwood and forced to rescue Adler from a deathly conveyor belt trap. Watson chases after Blackwood but is caught by a tripwire, setting off an explosion; Watson is able to warn Holmes and Alder to safety but is badly injured himself in the explosion. Holmes learns he is wanted by the police and goes into hiding, and reflects on the clues he has collected. He comes to realize that Blackwood is attempting to cast a spell based on the sphinx, with the three murdered tied to three of the mythical creature’s animal constituents: man, ox, and eagle. Holmes deduces the fourth, the lion, is symbolized by the English Parliament. Holmes allows Lestrade to capture and bring him to the Home Secretary. Overconfident, the Secretary reveals Blackwood’s plan for wiping out all the Lords but save those loyal followers of his. Holmes escapes, diving into the river Thames, and is rescued by a waiting boat with Watson and Adler in it.

Regrouping with Watson and Adler, Holmes takes them to the sewers below Parliament where they find a machine devised by the midget that is operated by a remote trigger held by Blackwood that will release a cyanide derivative into the Parliament chambers. The three fight off Blackwood’s men and dislodge the cyanide cylinders from the machine. Adler grabs the cylinders and races away, followed by Holmes; Blackwood becomes aware his machine has failed and shortly follows thereafter. The three arrive at the top of the Tower Bridge, still under construction. Blackwood knocks Adler to a lower platform, where she falls unconscious. Holmes tricks Blackwood into becoming entangled in the ropes and chains, and Blackwood is soon hanging precariously from these over the Thames while Holmes recounts that all of Blackwood’s “mystical” acts (including faking his own death) were simply applications of science and trickery. Holmes intends for Blackwood to stand trial but, tangled in ropes, Blackwood falls and is hanged by the chains. Holmes helps Adler recover, though handcuffs her. She explains that the mysterious caped man in the carriage is one Professor Moriarty. Adler warns Holmes that Moriarty “is just as brilliant as he is, and infinitely more devious”. Holmes drops the key to the cuffs in Adler’s cleavage and leaves her, returning to Watson. The police arrive to report a dead officer found near Blackwood’s device, and Holmes deduces that chasing Adler and fighting Blackwood was a diversion by Moriarty, who used the distraction to take a key component of Blackwood’s remote control device from the machine. The film ends with Holmes accepting the case.

Kesimpulan:
Kemampuan Sherlock dalam membuat kesimpulan adalah hasil olahan penulisnya sehingga ia tampak begitu hebat. Tapi dalam kenyataan memang bisa seperti itu dengan menerapkan Comdulogy + Comtalogy agar sisi intuisi kita terangkat menjadi satu kemampuan supernatural. Tak ada orang seperti Sherlock kecuali ia seorang paranormal.
Deasosiasi + Destabilisasi Sherlock Holmes: Hal yang dilihat lalu diasosiasikan dengan apa yang menurut alam paling benar, lalu kita bertransformasi menjadi detektif paranormal hingga seluruh pertanyaan terjawab. Perbedaan detektif paranormal dan paranormal adalah, paranormal cuma sembarang trawang, detektif paranormal sangat terarah.

Ditulis dalam Humor | Komentar Dimatikan

“Avatar”, 2012 dan Mahavatar

Ditulis oleh Ratu Adil di/pada Desember 20, 2009

Sebuah satelit sebesar bumi yang dihuni oleh bangsa Na’vi yang peradabannya mulai diusik oleh manusia. Bangsa Na ‘vi adalah mahluk primitif yang sekilas mirip manusia, hanya saja mereka bertubuh besar, berwarna biru dan memiliki ekor.

Plot dimulai pada tahun 2154 saat bekas angkatan laut Amerika, Jake Sully (Sam Worthington) yang mengalami kelumpuhan pada kakinya akibat perang di bumi terpilih kedalam program Avatar. Avatar merupakan program pembuatan makhluk yang mirip dengan suku Na’vi sehingga memungkinkan Jake untuk bisa berjalan kembali.

Pandora yang kaya akan sumber daya alam yang tentu saja berharga bagi kepentingan manusia, mengundang ketamakan mereka untuk menjadikan planet itu sebagai daerah kolonialisasi. Namun tidak mudah untuk menjajah planet yang kaya akan kandungan mineral ini, pihak manusia dengan para peneliti dan militernya harus terlebih dahulu berkonfrontasi dengan penduduk setempat, dikenal dengan nama Na’vi. Guna tujuannya untuk berbaur dan beradaptasi di Pandora, maka diciptakanlah Avatar, sebuah program yang mengijinkan manusia untuk bisa mengontrol tubuh yang mirip dengan Na’vi. Dengan tubuh layaknya penduduk asli Pandora, tak hanya bisa bernafas bebas di planet ini, mereka berharap bisa bebas berinteraksi dengan pihak Na’vi untuk tujuan penelitian dan agar nantinya pihak militer bisa leluasa mengusir pada Na’vi. Jake yang mantan seorang marinir diberi kesempatan untuk mengikuti program Avatar tersebut. Sebuah program yang tak hanya membuat dia bisa berjalan lagi, tetapi juga memiliki tubuh baru dalam bentuk Na’vi. Jake bisa mendapatkan hak istimewa itu bukan karena kebetulan, tetapi setelah saudaranya tiada, hanya DNA dia yang cocok dengan Avatar yang dipakai oleh saudaranya itu.

Jake dengan tubuh avatarnya pun segera diperkenalkan dengan keajaiban Pandora dan keunikan didalamnya. Bersama dengan tim peneliti yang dipimpin oleh Dr. Grace Augustine, mereka segera dikirim ke hutan Pandora untuk melakukan penelitian. Tatkala Jake sedang terpesona dengan keanekaragaman kehidupan yang ada di planet itu dan terlalu senang dengan tubuh barunya, dia diserang oleh binatang buas dan membuatnya terpisah dari tim. Ketika pada akhirnya dokter Grace meninggalkan hutan tersebut untuk kembali ke markas, Jake harus berjuang sendiri di tempat yang masih benar-benar asing baginya. Dalam usahanya untuk survive di kegelapan malam Pandora, Jake sekali lagi harus berhadapan dengan mahkluk-mahkluk penghuni hutan tersebut. Ketika dia sedang bersusah payah menghadapi binatang-binatang aneh yang berbahaya itu, dirinya tiba-tiba diselamatkan oleh salah satu native yang diketahui bernama Neytiri. Keduanya pun beranjak ke rumah para Na’vi tinggal, Neytiri memperkenalkan Jake kepada seluruh kaumnya, termasuk Ayahnya sang kepala suku dan ibunya.

Jake tak diperlakukan seperti tawanan oleh para Na’vi, justru mereka ingin mengenal lebih jauh tentang Jake dan mengajarkan dia bagaimana menjadi seorang Na’vi sejati. Dengan bimbingan Neytiri, Jake mulai belajar sedikit demi sedikit tentang kebudayaan dan cara mereka hidup. Jake yang mulai bisa berbahasa Na’vi pun berpetualang lebih dalam, lebih jauh menuju tempat-tempat di Pandora yang sungguh diluar imajinasi manusia. Selagi Jake mengikat hubungan dengan penduduk asli, dia bisa kembali ke tubuh manusianya hanya dengan tidur dan dalam sekejap dia bangun sebagai manusia kembali. Lambat laun Jake mulai menyadari kalau dia lebih senang bisa hidup sebagai Na’vi ketimbang menjadi manusia. Ikatannya dengan dunia barunya makin erat sejalan dengan makin seringnya Jake berinteraksi dengan Na’vi terutama dengan Neytiri. Pilihannya sekarang adalah, apakah Jake harus terus sembunyi dibalik tugas yang diembannya untuk membangun kepercayaan pihak musuh dan mengusir baik-baik Na’vi dari tempat tinggalnya untuk memberi jalan militer untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Atau memilih untuk tetap setia berpihak pada dunia yang mulai dia cintai dan berjuang bersama komunitas barunya.

Yang bisa kita lihat dari film ini:
1. Untuk bisa bertahan hidup dari kehancuran bumi menjelang 2012 dan sesudahnya, manusia harus bertransformasi menjadi makhluk bukan manusia. Dengan demikian intuisi dan kemampuan psychicnya dapat teroptimalkan dan menjadi bagian dari kemampuannya.
2. Agama Buddhi bisa menconvert manusia menjadi superheroes sesuai pilihan mentalnya. Misalnya Ratu Adil akan berubah menjadi Black Lantern. Anda mau berubah jadi apa?
3. Perubahan menjadi superhero bisa dilakukan dengan memasuki alam dimensi 4 atau Jhana 4.
4. Temukan Higher Self Anda maka menjelang 2012 dan sesudahnya, Anda adalah dia. Ingat jangan lama-lama, karena jika 2 orang punya higherself Allah tak mungkin dua-duanya akan jadi Allah sesudah 2012. Buruan.
Higherself Saya Shiva dan Saya sudah jadi.

Ditulis dalam Legenda, Science | 1 Komentar »

“2012″, 2012

Ditulis oleh Ratu Adil di/pada November 19, 2009

Jackson Curtis (John Cusack) adalah seorang ayah yang telah bercerai yang bekerja sampingan sebagai supir limousin dan penulis, sementara bekas istrinya (Amanda Peet) dan anak-anaknya tinggal bersama dengan pacar barunya, Gordon (Thomas McCarthy).

Di kota Tikal suku Maya di Guatemala, korban bunuh diri massal tampaknya mempercayai kalender Maya, yang meramalkan akhir dunia yang bersamaan dengan Kesejajaran Galaktik, yang terjadi pada 21 Desember 2012, tanggal terjadinya titik balik matahari musim dingin di belahan Bumi utara. IHC (Institute for Human Continuity), sebuah organisasi rahasia, menyadari situasi ini dan mulai membangun bahtera besar di bawah Pegunungan Himalaya yang dirancang untuk menghadapi banyak bencana alam untuk menyelamatkan manusia, spesies tertentu, dan harta manusia yang paling berharga ketika kiamat akhirnya terjadi. Ada perdebatan tentang bagaimana dan kapan pemerintah dunia akan memberitahu warga mereka, dan cara memilih orang-orang yang akan diselamatkan dari kiamat ini. Sementara itu, ketika sedang dalam perjalanan siang menuju Yellowstone dengan dua anaknya, Jackson bertemu Charlie Frost (Woody Harrelson), yang membawakan acara radionya sendiri tentang prediksi suku Maya terhadap 21 Desember 2012.

Retakan besar terbentuk di Patahan San Andreas, California, dan meskipun pemerintah meyakinkan segalanya aman, Jackson tidak yakin. Menyewa pesawat pribadi dan memperoleh barang-barang darurat, ia pergi ke rumah Kate di L.A. untuk menyelamatkan keluarganya dan Gordon dari gempa bumi karena perpindahan kulit Bumi. Jackson dengan cepat mengumpulkan keluarganya, dan setelah perjalanan yang panjang dan berbahaya dengan jalan-jalan yang runtuh menuju Bandar Udara Santa Monica, pacar baru Amanda, Gordon menggunakan kemampuan terbangnya untuk menyelamatkan keluarga ini. Deluruh kota Los Angeles yang runtuh mulai tenggelam ke Samudera Pasifik. Ketika pesawat semakin kekurangan bahan bakar, kelompok ini melihat kemungkinan mendarat di Wyoming. Jackson memanfaatkan kesempatan ini untuk bertemu Charlie. Menentang keinginan Kate, Jackson dan Lily pergi mencari Charlie, meskipun menemukan vannya kosong. Melalui radio, Charlie memberitahukan pendengarnya bahwa ia telah pergi ke pegunungan untuk menyaksikan kiamat. Jackson mengambil van tersebut untuk menyelamatkan Charlie, tapi Charlie menolak pergi. Ketika Jackson dan Lily melarikan diri dari gunung api yang meletus, Charlie menyebutkan sebuah peta di van yang akan memperlihatkan rute lari. Jackson dan Lily pergi kembali ke pesawat melewati hujan batu lava. Setelah tiba, Lily lari ke pesawat, tapi Jackson tetap di van untuk mencari peta tersebut, dan itu terlalu lama. Ketika tanah terbuka, van itu jatuh ke sebuah celah. Keluarga Jackson ketakutan, tapi harus pergi. Jackson memegang pinggiran, dan berlari ke pesawat ketika tanah di belakangnya terus runtuh. Ia cukup cepat memasuki pesawat.

Semakin jelas bahwa tidak hanya California yang mengalami bencana: Gunung Api Super Yellowstone meletus; gempa besar terjadi di Amerika Selatan; Washington, D.C. dibanjiri oleh tsunami dan USS John F. Kennedy menghancurkan Gedung Putih; dan St. Peter’s Basilica di Roma runtuh, menewaskan ribuan orang. Tsunami lain menghantam New York City, menenggelamkan Patung Liberty. Pemerintah AS akhirnya mengumumkan akhir dunia. Jackson dan keluarganya harus mencari jalan ke Cina untuk menaiki kapal besar, karena pesawat kecil mereka tak mampu melakukan perjalanan ini. Ketika mereka mencari pesawat baru, semuanya dipenuhi penumpang. Tetapi, Gordon bergantung pada salah satu klien lamanya, Tamara (Beatrice Rosen). Ia bersama dengan milyuner Rusia, Yuri Karpov (Zlatko Buric). Keluarga ini mengetahui bahwa Yuri telah membawa pesawat untuk kabur ke Cina. Jackson meminta untuk memperbolehkan keluarganya, tapi Yuri menolak. Tetapi, pilotnya, Sasha (Johann Urb) memberitahu bahwa ia membutuhkan seorang kopilotdan Jackson mengatakan Gordon adalah pilot terlatih. Sehingga, kelompok ini akhirnya menaiki pesawat tersebut sementara bandara hancur oleh gempa bumi.

Ketika mereka ada di udara, Sasha sadar bahwa pesawat ini tidak memiliki bahan bakar cukup untuk terbang ke Cina. Ia memberitahu Gordon, dan mereka setuju untuk mendarat di air. Sasha kemudian mengetahui bahwa mereka tidak lagi di atas lautan: kulit Bumi telah berpindah ribuan mil dan mereka mengarah ke Pegunungan Himalaya. Mengetahui resiko mendaratkan pesawat di atas salju, Sasha mengatakan pada penumpang untuk pergi ke penyimpanan kargo dan banyak mobil disimpan di sana, sementara ia dan Gordon mempertahankan kontrol dan membuka pintu kargo dari kokpit. Rencana mereka ialah mengeluarkan mobil tersebut dari penyimpanan kargo. Gordon harus meninggalkan Sasha dan berlari ke mobil tepat waktunya. Sasha mendaratkan pesawat di sebuah jurang, yang kemudian runtuh. Anggota kelompok lainnya mendarat selamat. Tamara menangis dan meminta agar mereka kembali untuk mencari Sasha. Sebelum mereka bertindak, helikopter Cina yang mengangkut hewan besar terbang di atas mereka. Satu helikopter mendarat, meskipun kelompok ini tahu bahwa mereka harus bayar untuk menaikinya. Yuri membayar untuk dirinya dan putranya, tapi menolak membayar untuk orang lain. Sebelum masuk helikopter, ia berkata pada Tamara bahwa ia tahu hubungannya dengan Sasha.

Kelompok ini tak memiliki pilihan kecuali jalan melintasi pegunungan untuk mencari kelompok lain. Sebuah mobil lewat, Jackson melempar batu ke arahnya. Mobil berbalik dan penumpang membolehkan mereka naik. Di dalamnya terdapat seorang biarawan Buddha, Nima (Osric Chau), dan neneknya (Lisa Lu). Mereka pergi untuk bertemu dengan saudara Nima, Tenzin (Chin Han), yang punya rencana untuk menyelinap ke kapal besar itu.

Setelah tiba, Tenzin marah. Ia mengatakan pada Nima bahwa rencananya tidak dapat melibatkan banyak orang, dan orang lain tidak bisa diikutkan bergabung. Jackson dan Kate memaksa pada Tenzin bahwa mereka membawa anak-anak. Setelah perdebatan panjang, Tenzin membolehkan seluruh kelompok bergabung.

Jackson dan keluarganya berusaha menyelinap ke kapal itu dengan bantuan Tenzin. Carl Anheuser (Oliver Platt), Kepala Staf Presiden kemudian memerintahkan agar gerbang kapal ditutup, sementara suplai belum cukup. Ketika gerbang ditutup, kaki Tenzin hancur dan Gordon tewas. Dr.Adrian Helmsley,penasihat ilmiah Presiden (Chiwetel Ejiofor), kaget dan memutuskan gerbang dibuka untuk korban selamat yang tersisa. Roda sebuah gerbang di kapal tersebut macet dan tak mau menutup, sehingga gerbang setengah terbuka. Mesin kapal tak bisa dinyalakan kecuali gerbang ditutup. Ketika tsunami menghantam kapal, sebuah struktur penopang utama patah, dan kapal mengapung menuju Gunung Everest. Jackson dan Noah berusaha memperbaiki roda kapal dan gerbang pun tertutup. Mesin dinyalakan kembali untuk menghindari tabrakan dengan gunung. Kapal menabrak Gunung Everest, tapi mengalami sedikit kerusakan. Ketika banjir menyurut, kapten kapal memutuskan Tanjung Harapan Baik di Afrika Selatan sebagai tanah baru yang cocok bagi korban selamat.

Yang bisa kita lihat dari film itu:
Kita harus segera membuat UFO untuk menyelamatkan diri.
Dan itu bisa dilakukan dengan Comcology untuk mesinnya dan Comdulody serta Comtalogy untuk pilotnya.

Ditulis dalam Legenda, Science | Komentar Dimatikan

Pengumuman

Ditulis oleh Ratu Adil di/pada Oktober 20, 2009

Tulisan-tulisan terdahulu sudah dipindahkan ke:

http://satriapinandhitasinisihanwahyu.wordpress.com/

Ditulis dalam Uncategorized | Komentar Dimatikan

“The New Dragon Gate Inn”, Kooperasi Cuma Perlu Jika Semuanya Berkualitas

Ditulis oleh Ratu Adil di/pada Oktober 20, 2009

new_dragon_gate_inn

 

Tsao Siu Yan adalah kasim gilakuasa yang memerintah wilayahnya dengan kejam. Ia membangun pasukan terlatih untuk mengatasi semua yang menentangnya.

Jendral Chow Wai-on dan rombongannya lalu melarikan diri untuk menghindari kekejamannya, ditemani pendekar pedang wanita Yau Mo-Yan. Mereka tiba di perbatasan dan menginap di Penginapan Pintu Naga yang dikelola Jade, seorang pendekar wanita.

Jade gemar membunuhi tamu-tamunya dan badannya dijadikan masakan oleh Dao, pemasak yang lihai dalam memotong.

Mereka menunda keberangkatannya karena cuaca buruk, tapi situasi menjadi buruk saat bawahan Kasim Tsao yang bernama Cha kebetulan mampir ke penginapan dan mengetahui keberadaan mereka.

Kini Chow dan rombongannya berusaha untuk melarikan diri melalui jalan rahasia yang mereka perkirakan ada di penginapan itu, tapi dipersulit oleh Jade yang ingin meminta imbalan atas kebutuhan itu. Tapi melihat pertempuran dengan Cha telah menewaskan seluruh tamu penginapan, lagipula Kasim Tsao dan pasukannnya juga sedang menuju ke situ, Jade pun mengalah dan mereka lalu kabur melalui pintu rahasia.

Kasim Tsao dan pasukannya tiba di tempat dan mengepung penginapan. Dari kejauhan selendang yang terlepas dibawa angin hingga diketahui oleh Kasim Tsao. Maka ia sendiri terbang mengejar rombongan Chow yang sedang berlari di padang pasir.

Terjadi pertempuran 1 lawan 3 antara Kasim Tsao melawan Chow, Mo-Yan, Jade. Luka-luka yang diderita Mo-Yan membuatnya tewas. Saat Kasim Tsao hendak menghabisi Chow dan Jade, Dao muncul dari bawah pasir dan menyayat tangan kaki Tsao hingga tinggal tulang. Chow lalu menghabisinya.

Ditulis dalam Aksi, Kuntao | Komentar Dimatikan

“The Blade”, Kelemahan Adalah Sisi Lain Dari Kelebihan

Ditulis oleh Ratu Adil di/pada Juli 6, 2009

Seorang penempa senjata mengadopsi Ding On, anak temannya yang mati terbunuh. On selain bekerja di situ juga mempelajari sedikit beladirinya.
Satu hari On menemukan bahwa ayahnya dibunuh oleh Fei Lung, seorang penjahat bertato yang sakti. Ia mengambil pedang patah milik ayahnya dan keluar untuk membalas dendam. Anak pandaibesi yang bernama Ling mengikutinya, tapi terjebak dalam satu pertempuran dengan geng lokal. Saat On mencoba menolongnya, tangannya putus dalam pertarungan, dan dikira sudah mati oleh teman-temannya, kecuali Ling dan seorang temannya yang terus keluar mencarinya.

Ding On ditemukan oleh seorang gadis yatimpiatu bernama Blackie. Merasa dirinya sudah tak berguna, On membuang harapannya untuk pembalasan, mengubur pedang ayahnya dan mencoba memulai hidup baru.
Saat kerja di tempat makan, On selalu dikerjain karena ia cacat. Ia juga menemukan pembunuh ayahnya, tapi tak mampu untuk membalas, ini membuatnya semakin frustrasi. Semakin buruk lagi, tempat tinggalnya dibakar penjahat dan ia dipukuli tanpa ampun.

Saat mencari sisa makanan di reruntuhan rumah, Blackie menemukan manual kungfu yang disembunyikan ortunya. On yang gembira, mempelajari tehnik yang tertera di buku itu tapi tak menemukan pedang untuk berlatih, akhirnya menggali lagi pedang ayahnya. Tapi karena cacat tangannya dan buku yang tak lengkap halamannya, usahanya menjadi sia-sia.

Dalam puncak kemarahannnya akibat frustrasi, ia menemukan terobosan dengan menyambung pedang itu dengan rantai, sehingga berhasil menciptakan tehnik kungfu putaran pedang yang bisa menutupi cacat tangannya dan pedangnya yang patah.

Akhirnya ia pun bertarung dengan Fei Lung yang di akhir film ternyata juga dilengkapi pedang yang sama seperti dirinya. Tapi melalui pertarungan sengit akhirnya Ding berhasil merobek perut Fei Lung dan memenangkan pertarungan.

 

the_blade

Ditulis dalam Kuntao | 6 Komentar »

“King of Beggars”, Jalan Panjang Menuju Kesuksesan

Ditulis oleh Ratu Adil di/pada November 25, 2008

king_of_beggars

 

So Chan adalah anak orang kaya pemalas di masa dinasti Ming Cina. Meski butahuruf tapi unggul dalam kungfu. Saat mengunjungi pelacuran ia tertarik pada Yu Shang. Dalam usaha mendapatkannya ia bentrok dengan Chui, ahli ilmu gaib dan pejabat istana. Untuk membuat So Chan pergi, Yu Shang berkata ia setuju menikahi Chan jika Chan mampu menjadi pendekar kungfu terhebat di seluruh Cina.

So Chan lalu mengikuti kejuaraan kungfu pelajar cina nasional. Tapi saat hendak menerima penghargaan dari kaisar, Chui membongkar kedoknya bahwa ia sebenarnya buta huruf. Kaisar yang marah lalu menghukum Chan dan ayahnya menjadi pengemis seumur hidup.

Kehidupan So Chan di jalan sangat sulit secara fisik dan mental baginya sebagai bekas anak orang kaya. Chui menghancurkan seluruh kungfunya. Ia bertambah malu saat berjumpa lagi dengan Yu Shang di Partai Pengemis, saat ayahnya mendaftar di situ. Ia menghabiskan waktu cuma dengan tidur dan makan. Hingga menjadi tertawaan dan gunjingan orang-orang Kaypang. Pemimpin tua Kaypang memberinya semangat, “kau memang lemah sekarang, tapi dari lemahmu kamu pasti bangkit.”

Ucapannya membuat Shang menjadi bermimpi aneh saat tertidur suatu siang. Ia bertemu dengan pengemis yang dulu pernah ia bantu sewaktu kaya. Pengemis itu berkata untuk membalas kebaikannya ia akan memberinya Ilmu Kungfu 18 Tapak Naga Penakluk Naga dari Kaypang. Maka dalam tidurnya, ia pun dilatih ilmu kungfu dari alam gaib.

Saat Yu Shang ditangkap oleh Chui, dengan kemampuan kungfunya Chui menjadi Ketua Kaypang yang baru. Dan dengan kemampuan membacanya yang mulai ada, ia sedikit demi sedikit belajar Kungfu 18 Tapak Penakluk Naga, dari buku yang diberi ketua lama yang terbunuh oleh Chui.

Chui mempengaruhi Yu-Shang dengan ilmugaib dan memperalatnya untuk membunuh kaisar. So Chan memimpin pasukan Kaypang menyerang chui dan menolong Yu shang. Ia menghadapi Chui dalam pertarungan, memakai Ilmu Kungfu Dewa Mabuk dengan jurusnya Buddha Tidur, dan Ilmu Kungfu 18 Tapak Penakluk Naga, tapi sayangnya ia kesulitan memahami jurus ke-18. 

Saat hampir dikalahkan oleh Chui, So Chan melihat buku kungfunya yang terjatuh terbuka dan halaman-halamannya bergerak cepat. Tahulah ia bahwa jurus terakhir Tapak Penakluk Naga sebenarnya esensi saat seluruh jurus digabungkan. Akhirnya Chui pun kalah oleh jurus ke-18 dari Ilmu kungfu 18 Tapak Penakluk Naga.

Ditulis dalam Humor, Keluarga, Kuntao, Legenda | 2 Komentar »

“The Mask of Zorro”, Fokus Adalah Dasar Dari Segalanya

Ditulis oleh Ratu Adil di/pada November 9, 2008

            Di tahun 1821, Don Diego de la Vega (Anthony Hopkins) berniat
            mengkahiri petualangannya sebagai Zorro. Ia telah berjanji kepada
            istri dan anak perempuannya yang masih kecil bernama Elena (Maria
            Fernandez Cruz). Dalam aksi terakhirnya, Zorro berhasil menghentikan
            pembunuhan massal yang dilakukan Don Rafael Montero (Stuart Wilson).
            Sialnya kedoknya diketahui Don Rafael. Lantas ia memasukan Don Diego
            ke penjara dan membunuh istrinya. Sedangkan Elena di culik dan
            diangkat sebagai anak.

            Setelah 20 tahun kemudian, Don Rafael berniat mendirikan negara
            barudi atas daratan California. Tentu saja berita itu membuat Don
            Diego kembali bersemangat setelah 20 tahun itu hidup di dalam bui.
            Ia berhasil lolos dari penjara. Meski begitu ia menyadari kalau
            usianya sudah tidak mampu lagi melawan Don Rafael. Akhirnya ia punya
            ide untuk merekrut seorang berandal, Alejandro Murrieta (Antonio
            Banderas).

            Don Diego ingin membentuk Alejandro sebagai Zorro baru. Kebetulan ia
            mengidolakan Zorro dan kakanya Jacquin, juga telah tewas dihabisi
            oleh tangan kanan Don Rafael. Ia begitu gembira dilatih Don Diego
            bertarung dengan anggar dan berkuda. Don Diego pun memberikan
            pelajaran buatnya bagaimana menjadi Zorro.

 
            Yang bisa dilihat dari film ini:
            Fokus adalah dasar dari segalanya.

 

el-zorro-de-karol

Ditulis dalam Aksi, Keluarga, Legenda | 4 Komentar »

“Once Upon a Time in China”, Meet Kungfu

Ditulis oleh Ratu Adil di/pada Agustus 4, 2008

Kebimbangan bertambahan ke atas orang Barat dari Amerika, Britain dan Perancis menambahkan kehadiran mereka di Foshan (dalam sesetengah pengeluaran film, sarikata menyatakan bahawa bandar dalam soalan adalah Canton, mungkin kerana ia suatu tempat yang lebih dikenali). Jeneral Tentera Bendera Hitam menghadapi Wong Fei-Hung (Jet Li) dan meminta bahawa dia mendapatkan kerja dan melatihkan sekumpulan milita pewira kung fu untuk bantu melindungi bandar. Wong memberikan kerja, “Porky” Lang (Kent Cheng) dan “Bucktooth So” (Jacky Cheung).

Wong bertemu dengan (“Thirteenth Aunt”, dilakon oleh Rosamund Kwan) dan perasaan cinta di antara mereka berdua stirred. Meskipun, bapa Shao Jun adalah seorang sworn brother pada datuk Wong Fei Hung. Ini telah membuat dia, secara teknikal, mak cik Wong Fei Hung. Perhubungan cinat diantara mereka dianggap suatu taboo di kalangan masyarakat tradisional Cina, oleh itu tetap menghantui perhubungan mereka.

Leung Foon (or “Fu”, played by Yuen Biao) tiba di bandar dengan sekumpulan Opera Cina dan mendapat masalah dengan sekumpulan tempatan yang bernama Sha Ho Bang, yang mengganaskan bisnes-bisnes tempatan dan urusan dengan warga Amerika itu. Dia secara tidak sengaja menembusi Aunt Yee dan jatuh cinta dengannya. Selepas ditendang keluar oleh kumpulan opera itu, Fu bermula latihan di bawah seorang guru lain, “Iron Robe” Yim (Yee Kwan Yan).

Warga Amerika, Jackson (Jonathan Isgar) dan Tiger (Steve Tartalia) bekerja untuk syarikat Sino-Pacific, mengekspot orang Cina ke AS untuk virtual slave labour. Kumpulan gelap Sha Ho membantu warga Amerika itu dengan menculik para wanita untuk dijual sebagai pelacur untuk lelaki Amerika itu.

Sifu Wong cuba untuk membawa geng itu ke keadilan tetapi takut penduduk Foshan tidak berani bertindak sebagai saksi.

“Iron Robe” Yim berkeputusan dia harus berkelahi dan mengalahkan Wong untuk mendapat nama untuk dirinya sendiri di bandar, supaya dapat membuka sebuah sekolah seni pertahan diri maju. Kumpulan gelap Sha Ho memberikan bantuan pada Yim jika dia bersekutu dirinya dengan geng mereka, suatu gerakan yang memaksa Leung Foon untuk menentang Wong Fei Hung.
Yang bisa kita pelajari:
1. Kungfu itu perlu.
2. Jika mencari guru, carilah yang sudah bebas dari lobha (tak tertarik lagi dengan acara sinetron dsb), dosha (tak iri dengan muridnya yang pintar dsb), moha (minimal mengerti ilmu-ilmu dasar dan gaul).

Ditulis dalam Keluarga, Kuntao, Legenda | Komentar Dimatikan

“Kungfu Hustle”, Terbukanya Potensi Tubuh Demi Lancarnya Aksi

Ditulis oleh Ratu Adil di/pada Juli 25, 2008

 

kungfu_hustle

 

Kisah ini dimulai dari perjalanan pemuda Sing bersama temannya yang bertekad untuk jadi penjahat, karena menurut mereka penjahat itu keren dan ditakuti orang. Hal ini juga karena masalalu Sing yang mencoba menjadi pahlawan dengan mencoba menolong seorang gadis kecil yang bisu, tapi sayangnya jurus-jurus yang ia pelajarinya dari sebuah buku silat tipis yang dijual seharga 2 sen tak bisa membantu samasekali dikarenakan yang ia lawan adalah seorang pemuda sedang ia masih anak kecil.

Suatu saat ia mendatangi komplek apartemen kecil yang sangat kumuh dan menyamar sebagai anggota Geng Kapak, geng penjahat yang paling ditakuti di wilayah itu. Ternyata penduduk di sini bukannya takut kepadanya tapi justru mengerjainya. Kebetulan Geng Kapak yang asli sedang melewati daerah itu dan untuk menghindari masalah karena menyamar, Sing langsung mengadu geng itu dengan para penduduk apartemen.

Tak diduga dalam kerusuhan itu muncul tiga pendekar tersembunyi yang langsung mengobrak-abrik seluruh anggota Geng Kapak. Abang Sum, ketua Gang Kapak masih mendendam karena gengnya untuk pertamakalinya bisa dipermalukan. Maka ia mengundang 2 musisi buta yang sesungguhnya 2 dari 3 pembunuh paling mematikan di dunia, yang punya kemampuan membunuh dengan gelombang getaran ki dari harpanya.

Tiga pendekar pelindung pun tewas dengan mudah. Tapi ternyata pemilik apartemen ikut turun tangan bersama suaminya. Ternyata mereka adalah Sepasang Pendekar Rajawali yang sudah lama mengasingkan tubuh dari dunia persilatan sejak kematian anak mereka. Jurus Raungan Singa dan Gelombang Taichi segera mengalahkan 2 pendekar hitam itu dengan mudah.

Sementara itu, Sing dalam petualangannya diperalat oleh Abang Sum untuk mengeluarkan pembunuh yang ketiga dari sebuah penjara. Pembunuh itu, Dewa Siluman Awan Api (terjemahan lain “the beast”) memilih tinggal di penjara, karena diluar tak ada yang mampu mengalahkannya. Mula-mula Abang Sum meragukan kemampuan Dewa Siluman, tapi sesudah penjahat itu mendemonstrasikan kemampuannya menangkap peluru yang ditembakkan di samping kepalanya, maka ia pun ketakutan dan tunduk padanya.

Bertepatan dengan itu Sepasang Pendekar Rajawali sudah mendatangi markas mereka, maka terjadilah pertarungan seru antara Dewa Siluman dan sepasang pendekar ini. Sebenarnya Dewa Siluman sudah hampir mati terkena jurus Raungan Singa yang diperkuat dengan genta. Tapi karena terpancing siasat Dewa Siluman yang mengatakan jurus itu cuma hebat karena dibantu genta maka mereka pun kembali kesulitan ditusuk dua senjata rahasia milik Dewa Siluman. Ketiganya pun saling mengunci tubuh lawan di atas lantai.

Karena kesaktian mereka bertiga tak ada seorang pun diantara Geng Kapak berani ikut campur. Abang Sum menyuruh Sing untuk memukul Sepasang Rajawali dengan balok kayu. Tapi Sing timbul kebaikannya melihat sepasang pendekar bertarung mati-matian melawan Dewa Siluman,  maka ia justru memukul kepala Dewa Siluman dengan keras sesudah terlebih dulu memukul Abang Sum.

Pukulan itu tak berarti apa-apa bagi Dewa Siluman. Ia justru marah karena Sing berkhianat. Ia menghentakkan Sepasang Rajawali ke tempat jauh, lalu menghujani tubuh Sing dengan pukulan beruntun hingga tubuh Sing remuk. Beruntung Sepasang Rajawali menyelamatkannya dan segera lari dengan ilmu lari cepat.

Sesudah menyembuhkan luka-lukanya Dewa Siluman Awan Api beserta Geng Kapak yang sudah menjadi miliknya mengejar kembali mereka ke apartemennya. Ternyata Sing belum mati, tapi pukulan-pukulan dari Dewa Siluman justru membuka blok-blok yang menutupi jalur ki di tubuhnya yang tersembunyi. Sepasang Rajawali pun menyadari ternyata Sing lah Pendekar Nomor Satu dunia yang sering dicari-cari.

Dewa Siluman Awan Api terkejut melihat Sing sembuh dan segar lagi. Tapi ia tetap tak memandang Sing karena kungfunya. Sing pun kemudian mempertunjukkan kelihaian gerakannya yang sudah bebas dengan merontokkan seluruh anggota Gang Kapak seperti memukul lalat. Dewa Siluman tetap melayani Sing tapi dipukul secara beruntun dan cepat tanpa mampu membalas sedikitpun. Maka ia mengeluarkan ilmu warisan leluhurnya yaitu Ilmu Katak dari Perguruan Katak Terbang. Sing dipentalkan ke langit.

Di langit Sing melihat barisan awan berkumpul membentuk sosok Buddha besar. Maka ia pun menyadari isyarat dari Buddha untuk memakai lagi ilmu yang pernah dipelajarinya sewaktu kecil. Ilmu Sakti Tapak Buddha. Maka dikeluarkan Jurus Buddha Turun Dari Surga yang membuat Dewa Siluman Awan Api ketakutan dan minta ampun. Tapi kemudian Dewa Siluman bangun dan menusukkan senjata rahasianya. Tapi kembali ia disambut jurus Tapak Buddha. Meski cuma anginnya saja yang diarahkan sedang tapak Sing menghadap ke arah tembok tapi tetap saja Dewa Siluman ketakutan dan tahu akan kalah. Sing menyadari dan menghentikan jurusnya. Melihat Sing tak marah padanya dan justru berkenan mengajar jurus-jurus Tapak Buddha, hati Dewa Siluman tersentuh dan sambil menangis mengangkat Sing sebagai gurunya.

Sing pun meneruskan hidupnya sebagai orang baik-baik dengan membuka toko bersama temannya.

Yang dapat kita lihat dari film ini adalah:
1. jangan meremehkan buku-buku silat tipis yang dijual di toko, karena itu bisa jadi kungfu hebat jika dipadu dengan ki yang sesuai.
2. Semua jurus-jurus kungfu membutuhkan iweekang yang cukup untuk dapat mengeluarkan tenaga yang dahsyat. Kungfu-kungfu seperti Aikido memang bisa meminjam tenaga lawan tapi tetap tak mampu menghancurkan tembok, jadi kungfu tetap perlu.
3. Jika memukul orang harus tahu kapan berhenti karena bisa-bisa ia mengalami kejadian seperti Sing.

  

Ditulis dalam Humor, Kuntao | Komentar Dimatikan